Wednesday, March 31, 2021

PENGUMUMAN ALLOH TERHADAP HAMBA YANG DICINTAINYA

Dalam kitab Munyatul Faqir (مُنْيَةُ الْفَقِيْرِ) ---karya Imam Abdul Qodir al-Kauhaniy--- halaman 72 terdapat keterangan sebagai berikut:


فَإِنَّ اللّٰهَ تَعَالٰى إِذَا أَحَبَّ عَبْدًا قَذَفَ مَحَبَّتَهُ فِيْ قُلُوْبِ جَمِيْعِ خَلْقِهِ فَيَشْتَاقُ إِلَيْهِ كُلُّ شَيْءٍ وَيُطِيْعُهُ كُلُّ شَيْءٍ وَيَدُلُّ عَلٰى هٰذَا تَسْخِيْرُ الْحَيَوَانَاتِ وَالْجَمَادَاتِ لِلْأَوْلِيَاءِ وَقَدْ تَقَدَّمَ فِي الْحَدِيْثِ: إِذَا أَحَبَّ اللّٰهُ عَبْدًا نَادٰى جِبْرِيْلَ: إِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ فُلاَنًا فَأَحِبَّهُ فَيُحِبُّهُ جِبْرِيْلُ ثُمَّ يُنَادِيْ جِبْرِيْلُ فِي السَّمٰوَاتِ إِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ فُلاَنًا فَأَحِبُّوْهُ فَيُحِبُّهُ أَهْلُ السَّمٰوَاتِ ثُمَّ يُلْقِيْ لَهُ الْقَبُوْلُ فِي الْأَرْضِ فَيُحِبُّهُ أَهْلُ الْأَرْضِ كُلُّهُمْ جِنُّهُمْ وَإِنْسُهُمْ

Artinya:

Sesungguhnya Alloh Ta'ala apabila mencintai seorang hamba, maka Dia akan melemparkan rasa cinta-Nya itu di dalam hati seluruh makhluk-Nya, sehingga segala sesuatu akan rindu kepada si hamba itu, dan segala sesuatu akan mematuhi hamba itu. Dan bukti atas [kebenaran] hal ini adalah menjadi tunduknya berbagai jenis hewan dan benda-benda mati kepada para wali. Dan sungguh telah terdahulu [hal ini dijelaskan] di dalam hadits: 

Apabila Alloh mencintai seorang hamba, niscaya Dia berseru kepada malaikat Jibril: "Sesungguhnya Aku mencintai si Fulan, maka cintailah ia!" lalu malaikat Jibril pun mencintai hamba itu, kemudian malaikat Jibril berseru di langit: "Sesungguhnya Alloh mencintai si Fulan, maka kalian mencintailah ia!" Lalu penghuni langit mencintai hamba itu, kemudian menerpa pada hamba itu sikap penerimaan (dicintai) di bumi. Maka seluruh penghuni bumi akan mencintainya, [meliputi] bangsa jin dan bangsa manusia.

Saturday, March 6, 2021

FAEDAH MA'RIFAT

Dalam kitab Munyatul Faqir (مُنْيَةُ الْفَقِيْرِ) ---karya Imam Abdul Qodir al-Kauhaniy--- pada halaman 63 terdapat keterangan sebagai berikut:


قَالَ الشِّبْلِيُّ رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُ مَنْ عَرَفَ اللّٰهَ جَلَّ وَعَلَا حَمِلَ السَّمٰوَاتِ وَالْأَرْضَ عَلٰى شَعْرَةٍ مِنْ شَعَرَاتِ جَفْنِ عَيْنَيْهِ. وَمَنْ لَمْ يَعْرِفِ اللّٰهَ جَلَّ جَلَالُهُ لَوْ تُعُلِّقَ بِهِ جَنَاحُ بَعُوْضَةٍ ضَجَّ مِنْهَا

Artinya:

Syeh asy-Syibliy r.a berkata: "Barang siapa yang telah ma'rifat (mengenal) kepada Alloh Yang Maha Agung lagi Maha Luhur, maka ia akan mampu memikul langit dan bumi di atas satu bulu mata dari bulu-bulu pelupuk kedua matanya (jawa = "idep"). Dan [sebaliknya] barang siapa yang belum ma'rifat (mengenal) kepada Alloh Yang Maha Agung [sifat] keagungan-Nya, seandainya sayap seekor nyamuk bergelantungan pada dirinya, maka ia akan berteriak gaduh karenanya".

Friday, March 5, 2021

WANITA RACUN DUNIA

Rosululloh SAW bersabda :

مَا تَرَكْتُ بَعْدِيْ أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ. (رواه الشيخان)

“Tidak ada suatu cobaan sepeninggalanku yang lebih berbahaya bagi kaum laki-laki yang melebihi bahayanya cobaan yang berhubungan dengan soal wanita”. (HR. Bukhari dan Muslim)

    Dalam hadits lain yang diriwayatkan Imam Muslim Rosululloh menyebutkan bahwa fitnah kehancuran Bani Israil adalah karena kaum wanita. Kisah pembunuhan pertama yang dilakukan Qobil terhadap Habil, sebagaimana dikisahkan Al-Qur’an disebabkan rebutan wanita. Atau bagaimana kisah terpenjaranya Yusuf akibat wanita kaya raya yang bernama Zulaikha. Dalam keseharian pun kita menemukan berbagai cerita yang menggambarkan peran seorang wanita dalam menjatuhkan mental dan wibawa seorang laki-laki.

    Di tanah arab, terkenal kisah Laila-Majnun yang mengisahkan pemuda Qois, seorang anak kepala suku Bani Amir di Arabia Utara yang mengalami duka yang sangat dalam hingga ia menjadi gila (majnun) karena cintanya yang telah menyatu dengan Laila begitu saja direnggut oleh keangkuhan orang tuanya. Laila dijodohkan dengan pemuda lain, Laila pun menderita karena pemuda tersebut tidak ia cintai, hingga saking menderitanya ia pun meninggal dunia. Sedangkan Qois yang sering menziarahi makam kekasihnya itu, meninggal pula sambil memeluk batu nisan di atas pusara kekasihnya.

    Kahlil Gibran, yang mendapatkan julukan The Immortal Prophet of Lebanon, menderita hingga akhir hayatnya karena cintanya terhadap kekasihnya, Selman Al-Karimi, direnggut oleh seorang penguasa. Pengalaman batin yang duka, ia curahkan dalam buku Al-Ajninah Mutakatsiroh atau sayap-sayap yang patah, yang telah diterjemahkan dalam 20 bahasa dan hingga kini buku itu masih menduduki daftar best seller sejak terbitnya pertama kali tahun 1923, karena bahasa puisinya sangat menyentuh.

    Dari India, terkenal kisah Ramayana yang mengisahkan peperangan antara Rama dan Dasamuka memperebutkan Dewi Shinta. Dahsyatnya cinta Rama kepada Shinta hingga ia berani mengorbankan harta, jiwa dan negara demi tercapainya cita-cita hidup bersama kekasihnya itu.

    Belum lagi cerita dari Barat, Romeo dan Juliet yang rela bunuh diri bersama daripada cinta tidak bersatu. Bahkan di Indonesia pun hingga kini terkenal kisah cinta Siti Nurbaya yang mengisahkan petualangan cinta dua insan Syamsul Bahri dan Siti Nurbaya sebagaimana kisah sebelumnya, akhir dari petualangan cinta mereka berdua berakhir tragis. Masih banyak lagi kisah-kisah petualangan cinta yang hakikatnya bermuara pada kepentingan manusia terhadap cinta sehingga dengan bercermin pada cerita di atas, kita dapat menarik benang merah bahwa cinta sesuatu yang sangat penting dan memiliki kekuatan yang dahsyat.

    Kehebatan cinta, Julius Caesar yang gagah perkasa, tak berdaya di bawah tekanan cintanya terhadap Cleopatra Napoleon Bonapatre yang dijuluki singa Eropa, rela mengorbankan popularitasnya demi cintanya kepada Margareth Yosepian. Senator Garry Hart, dari partai Demokrat, terpental dari pencalonan kursi presiden karena cintanya kepada Donna Rice. Bahkan dari negara Jiran, Malaysia, terkenal cerita runtuhnya perdana menteri dari partai UMNO dikarenakan kisah fairnya dengan seorang Geisa, pelacur papan atas.

    Dari kisah di atas, seolah ada pembenaran bahwa memang wanita adalah racun dunia. Wanitalah yang berperan menghancurkan dunia laki-laki dan membunuh wibawa dan karirnya. Kisah itu juga mengisyaratkan bahwa wanita adalah sosok penggoda yang selama ini sosok penggoda itu identik dengan syetan, wanita berarti sama dengan syetan.

    Wanita penggoda memang racun dunia. Mereka yang dengan bebas menampakkan aurat yang seharusnya ditutupi. Wanita model seperti di atas yang membikin laki-laki tergila-gila atau mabuk kepayang adalah sosok yang tidak bermoral. Wanita penggoda kini bertebaran di jalan-jalan dan multimedia yang lagi marak akhir-akhir ini.

    Pantas jika Rosululloh SAW bersabda : “Siapa saja dari seorang wanita yang membuka pakaiannya selain di rumahnya sendiri, maka Alloh akan merobek tirai kehormatannya". (HR. Ahmad, Thabrani dan Bazzar)

“Perempuan itu aurat, maka jika ia keluar rumah (tanpa busana memadai) bersiaplah syetan untuk memanfaatkannya (sebagai racun bagi laki-laki)". (HR. Tirmidzi)