Sunday, December 6, 2015

HUKUM NIKAH DAN JIMAK DENGAN JIN

نهاية الزين في إرشاد المبتدئين لمحمد بن عمر بن علي بن نووي الجاوي أبو عبد المعطي صحـــ : ٣٠٣

وَالْمُعْتَمَدُ عِنْدَ الرَّمْلِي أَنَّهُ يَجُوْزُ لِلْأٰدَمِيِّ نِكَاحُ الْجِنِّيَّةِ وَعَكْسُهُ وَيَجُوْزُ وَطْؤُهَا إِنْ غَلَبَ عَلَى ظَنِّهِ أَنَّهَا زَوْجَتُهُ وَلَوْ علَى صُوْرَةِ حِمَارٍ مَثَلًا، وَثَبَتَ أَحْكَامُ النِّكَاحِ لِلْإِنْسِيِّ مِنْهُمَا فَيَنْتَقِضُ وُضُوْؤُهُ بِمَسِّهَا وَيَجِبُ عَلَيْهِ الْغُسْلُ بِوَطْئِهَا وَغَيْرُ ذٰلِكَ. اهــ
Keterangan :
Menurut pendapat mu'tamad imam Romli, diperbolehkan menikah dengan jin, sedangakan ngesex dengannya, walaupun berbentuk kambing asalkan diyakini bahwa ia adalah istrinya, juga boleh dan halal, dan tetap wajib mandi.
Catatan :
Hukum-hukum nikahnya sesuai dengan aturan dunia manusia, sehingga batal wudlu dengan sebab bersentuhan dengan istrinya yang berupa jin tersebut.
✤✤ Syarh Mufrodat : ✤✤
(1)           صُوْرَةِ حِمَارٍ : Bentuk rupa keledai.
(2)           الْمُعْتَمَدُ : Pendapat yang dibuat pegangan.
(3)           فَيَنْتَقِضُ : Maka menjadi batal.
(4)           نِكَاحُ الْجِنِّيَّةِ : Menikahi jin wanita.
(5)           أَحْكَامُ النِّكَاحِ : Hukum-hukum pernikahan.
==========
Buku "MARJI'UL AKBAR 2" hal: 51

No comments:

Post a Comment

Yuk kita saling berkomentar dengan baik dan sopan untuk menumbuhkan ukhuwah dan silaturahmi sesama sahabat blogger. Terima Kasih.